<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gugun Blues Shelter &#187; other media</title>
	<atom:link href="http://blues-shelter.com/tag/other-media/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blues-shelter.com</link>
	<description>Gugun and The Blues Shelter Official Site</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jan 2012 02:01:33 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Gugun Blues Shelter Rilis Album Baru</title>
		<link>http://blues-shelter.com/2010/03/09/gugun-blues-shelter-rilis-album-baru/</link>
		<comments>http://blues-shelter.com/2010/03/09/gugun-blues-shelter-rilis-album-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 06:58:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Latest]]></category>
		<category><![CDATA[new album]]></category>
		<category><![CDATA[other media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blues-shelter.com/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[
TEMPO Interaktif,  Jakarta -Trio blues  rock Gugun Blues Shelter akhirnya merilis album terbarunya.  Berjudul Gugun Blues Shelter, album yang, menurut Gugun,  gitaris dan pendiri Gugun Blues Shelter, telah &#8220;menyita energi dan  pikiran kami&#8221; itu bisa dibeli melalui delivery order.
&#8220;Kami  merekam dan memproduksi album ini sepenuhnya sebagai proyek independen,  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><span style="color: #666666;"><strong><a href="http://blues-shelter.com/cms/wp-content/uploads/2010/03/PICT1247.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-98" title="PICT1247" src="http://blues-shelter.com/cms/wp-content/uploads/2010/03/PICT1247-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>TEMPO <em>Interaktif</em></strong></span>,  <span style="color: #666666;"><strong>Jakarta</strong></span> -Trio <em>blues  rock</em> Gugun Blues Shelter akhirnya merilis album terbarunya.  Berjudul <em>Gugun Blues Shelter</em>, album yang, menurut Gugun,  gitaris dan pendiri Gugun Blues Shelter, telah &#8220;menyita energi dan  pikiran kami&#8221; itu bisa dibeli melalui <em>delivery order</em>.</p>
<div>&#8220;Kami  merekam dan memproduksi album ini sepenuhnya sebagai proyek independen,  dengan dana kami sendiri dan bantuan teman,&#8221; kata Gugun lewat telepon  hari ini.</div>
<div>Menurut Gugun, album itu direkam di  Tema Studio, Perdatam, Jakarta. Pemilik studio, Danny, adalah &#8220;teman  lama kami&#8221;. Proses rekaman berlangsung enam hari, pada awal Januari  lalu. Dengan proses <em>mixing</em> dan <em>mastering</em>, album  rampung dalam sebulan.</div>
<div>Terdiri atas sembilan  lagu, tema album yang dicetak seribu kopi CD itu cenderung muram. Mereka  menyinggung soal-soal pergulatan untuk memerdekakan diri, kehidupan dan  perbedaan karakter manusia, kerinduan, bahkan ketamakan. &#8220;Liriknya  merupakan cerminan kehidupan kita sehari-harilah,&#8221; kata Gugun.</div>
<div>Meski  begitu, Gugun memastikan musiknya tetap seperti album-album sebelumnya  &#8211;<em>Get the Bug</em> (2004), <em>Turn It On</em> (2006), dan <em>Set  My Soul on Fire</em> (2009) yang belum dirilis. &#8220;Anda masih bisa  berdansa dengan lagu-lagu yang ada.&#8221;</div>
<div>Gugun  Blues Shelter sebelumnya bernama Gugun and the Bluesbug. Berdiri pada  awal 2000, pengaruh Jimi Hendirx, Stevie Ray Vaughan, Led Zeppelin, dan  para pendekar <em>blues</em> lainnya menjadi pijakan bagi mereka  &#8211;selain Gugun, dua  personnel lainnya adalah Aditya Wibowo atau Bowie  (drum) dan Jon Armstrong (bas) &#8211;untuk meramu musiknya sendiri.  Elemen-elemen <em>blues</em>, <em>funk</em>, dan <em>soul</em> dalam  musik mereka sanggup memikat berbagai kalangan. Mereka bahkan sudah  beberapa kali tur dan tampil di festival <em>blues</em> di Inggris.</div>
<div><strong>PURWANTO  SETIADI</strong></div>
<div></div>
<div><strong>Source: <a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/musik/2010/03/04/brk,20100304-230010,id.html" target="_blank">Tempo Interaktif</a><br />
</strong></div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blues-shelter.com/2010/03/09/gugun-blues-shelter-rilis-album-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blues Mewarnai Java Jazz 2010</title>
		<link>http://blues-shelter.com/2010/03/08/blues-mewarnai-java-jazz-2010/</link>
		<comments>http://blues-shelter.com/2010/03/08/blues-mewarnai-java-jazz-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 11:14:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Latest]]></category>
		<category><![CDATA[java jazz 2010]]></category>
		<category><![CDATA[other media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blues-shelter.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[INILAH.COM, Jakarta &#8211; Dalam penyelenggaraan Java Jazz 2010, ada  dua band yang berspiritkan blues. Mereka adalah Gugun and Blues Shelter  dan Andre Harihandoyo and Sonic People. Kedua band itu akan tampil  memeriahkan Java Jazz di hari kedua (Sabtu (6/3).
Andre Harihandoyo and Sonic People dibentuk di Jakarta, Indonesia,  pada pertengahan 2006, ketika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>INILAH.COM, Jakarta &#8211; Dalam penyelenggaraan Java Jazz 2010, ada  dua band yang berspiritkan blues. Mereka adalah Gugun and Blues Shelter  dan Andre Harihandoyo and Sonic People. Kedua band itu akan tampil  memeriahkan Java Jazz di hari kedua (Sabtu (6/3).</strong></p>
<p>Andre Harihandoyo and Sonic People dibentuk di Jakarta, Indonesia,  pada pertengahan 2006, ketika sang vokalis/gitaris Andre Harihandoyo  memutuskan untuk menaruh beberapa lagu yang telah ditulis dalam  sepanjang hidupnya. Bukan hanya merekam lagu sendiri dengan gitar, ia  memutuskan membawa beberapa instrumen lainnya pada beberapa lagu untuk  membantu memberi ide-ide agar musiknya lebih mendalam.</p>
<p>Andre menemukan pemain bass Brian Jonathan dan multi instrumentalis  Andreas Arianto, yang keduanya adalah musisi di <em>scene</em> musik  lokal. Album berjudul <em>Aerodyne</em> telah diluncurkan pada 2006,  dengan drumer Adit Nugroho yang sempat mengisi posisi drum selama  beberapa bulan, sebelum akhirnya pergi dan digantikan oleh Tobias Ringga  alias Ndut.</p>
<p>Begitu lagu mereka diputar ke dalam pemutar cakram padat, suara gitar  akustik yang terdengar segera memberi sensasi menyejukkan kepada  telinga yang mendengarkan. Mendengarkan lagu pertama <em>The Break-up</em> rasanya seperti mendengar <em>soundtrack</em> menenangkan film-film  komedi romantis versi Hollywood untuk kalangan 30 tahunan.</p>
<p>Terdengar menyenangkan, <em>catchy</em> dengan nada pop yang sederhana,  dan manis dibalut vokal Andre Harihandoyo yang empuk, seperti  penggabungan antara pola folk pop Jack Johnson dan kontemplasi cinta  John Mayer.</p>
<p>Melanjutkan perjalanan ke lagu kedua <em>Justify”</em> yang nakal dan  juga <em>I’ll Wait for You</em> yang bernuansa jazz, rasa yang ada masih  juga sama tanpa adanya kebosanan.</p>
<p><a href="http://blues-shelter.com/cms/wp-content/uploads/2010/03/385112.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-88" title="385112" src="http://blues-shelter.com/cms/wp-content/uploads/2010/03/385112.jpg" alt="" width="250" height="167" /></a>Hadirnya unsur instrumen seperti <em>upright bass, clarinet</em>, dan  juga piano menambah ekpslorasi bagi karya satu ini, eksplorasi yang  masih bertujuan sama, yakni memberikan nuansa rileks untuk dinikmati  sembari bersantai.</p>
<p>Bagi yang sudah pusing kepala akibat macet di jalan, atau beban  pekerjaan yang memadati isi pikiran, Good for the Soul adalah  rekomendasi yang oocok untuk sedikit menetralisir.</p>
<p>Grup musik blues asal Indonesia Gugun and The Blues Shelter, yang  terdiri atas Muhammad Gunawan (Gugun), John Armstrong (Jono), dan Adityo  Wibowo (Bowie) telah mengelar tur di Kerajaan Inggris, Januari-Februari  2009.</p>
<p>Menurut Jono, alasan mereka menganti nama dari <em>The Blues Bug</em> menjadi <em>Blue Hand Gang</em> dan akhirnya menjadi The Blues Shelter,  karena nama Blues Bug telah digunakan sejak 10 tahun oleh grup musik  asal Yunani.</p>
<p>“Blues selama ini hanya jarang terekspos. Hanya dimainkan di bar atau  pub, jadi seakan eksklusif. Padahal tidak begitu,” ujar Gugun, vokalis  dan gitaris Gugun and Blues Shelter.</p>
<p>Padahal blues mengandung beragam aliran musik. Mulai dari rock,  psychedelic, funk, hingga jazz. “Jadi aliran yang dipakai semua musisi  saat ini, baik muda maupun tua,” tambah dia.</p>
<p>Dari segala <em>genre</em> musik yang ada, blues adalah yang paling  purba. Kecuali klasik, hampir semua jenis musik terpengaruh musik ini,  mulai pop, jazz, R&amp;B, hingga hip-hop.</p>
<p>Tak ada catatan resmi kapan musik ini pertama kali diperdengarkan.  Yang pasti, kaum budak di Amerika yang kerap memainkan musik jenis ini.  “Ketika Adam dan hawa pertama kali bertatapan, sejak itulah blues  lahir,&#8221; begitu kata John Lee Hooker, musisi blues yang lahir pada 1917.</p>
<p>Source: <a href="http://artis.inilah.com/news/read/2010/03/06/385112/blues-mewarnai-java-jazz-2010/" target="_blank">Inilah.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blues-shelter.com/2010/03/08/blues-mewarnai-java-jazz-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gugun Blues Shelter A phenomenal ascent</title>
		<link>http://blues-shelter.com/2010/03/08/gugun-blues-shelter-a-phenomenal-ascent/</link>
		<comments>http://blues-shelter.com/2010/03/08/gugun-blues-shelter-a-phenomenal-ascent/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 11:11:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Latest]]></category>
		<category><![CDATA[news]]></category>
		<category><![CDATA[other media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blues-shelter.com/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[Two years ago, blues guitarist Muhammad “Gugun” Gunawan’s band, Gugun  and The Bluesbug, was off the Indonesian music scene’s radar. Local  jazz festival organizers deemed the band too insignificant to give it  its own stage.
ump to 2010, the blues trio, now called Gugun  Blues Shelter, drew significant crowds at the 2010 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blues-shelter.com/cms/wp-content/uploads/2010/03/p28-a2_7.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-85" title="p28-a2_7" src="http://blues-shelter.com/cms/wp-content/uploads/2010/03/p28-a2_7-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a>Two years ago, blues guitarist Muhammad “Gugun” Gunawan’s band, Gugun  and The Bluesbug, was off the Indonesian music scene’s radar. Local  jazz festival organizers deemed the band too insignificant to give it  its own stage.</p>
<p>ump to 2010, the blues trio, now called Gugun  Blues Shelter, drew significant crowds at the 2010 Java Jazz Festival  that ended Sunday, with two shows of their own in the three-day  festival.<br />
Their expanding loyal fan base, who knew their songs by  heart, begged the band members — Gugun, bass player John “Jono”  Armstrong and drummer Aditya “Bowie” Wibowo — to play their favorite  songs.</p>
<p>Asked about growing from an obscure band to finally being  recognized as a phenomenal blues band, Gugun said: “That’s what  struggling is all about”.</p>
<p>The shoulder-length tousled-hair  guitarist was sitting behind the stage Saturday after giving an  energetic performance.</p>
<p>“We keep trying and focusing on this type  of music — and sticking to it. A lot of blues bands make one album, find  that not many people are interested in that type of music and then  change their style,” he said.</p>
<p>“I started in 1994, performing in  blues festival, clubs, making albums and sticking to this type of music.  Finally people are listening,” the 33-year-old said.</p>
<p>“It’s  feasible for a blues band to make an album and to continue to exist in  the music scene in Indonesia. You have to be focused and consistent,” he  said.</p>
<p>The key, Gugun said, is to keep the gigs goings.</p>
<p>“You  can’t just release an album and then not play your music, you have to  perform,” he said.<br />
Gugun Blues Shelter is doing just that. Aside  from performing in local and international festivals as well as touring  in the UK, they play in blues clubs, cafes, universities, art centers  and also malls.<br />
Gugun, who is said to remind blues aficionados of  legend Stevie Ray Vaughan — when it comes to guitar playing, started  Gugun and The Bluesbug as a solo project.</p>
<p>In 2004, he released  debut album Get The Bug with Jono from the UK and Iskandar on drums. He  recorded his second album Turn It On with Arditya on the bass and Agung  on drums.</p>
<p>While the local scene hadn’t recognized Gugun’s genius  guitar playing yet, the band received more attention outside Indonesia,  especially when touring repeatedly in the UK.</p>
<p>In 2009, Gugun and  his musicians were the only Asian band — out of a total of 30 — to  perform at the Skegness Rock and Blues festival.</p>
<p>In 2008, Gugun  teamed up with Bowie, a 25-year-old drummer prodigy whom Gugun dubbed as  “the most wanted drummer in Indonesia”. Bowie has played with jazz  singer Syaharani, jazz guitarist Tohpati and singer Alena.</p>
<p>In  2009, Gugun reunited with Jono, 30, and changed the name of the band to  Gugun and the Blues Shelter.</p>
<p>Gugun said that since the Blues  Shelter, the band was no longer his solo project, but real teamwork. “I  really hope this [line up] will last.”</p>
<p>Jono, in fluent  Indonesian, said he had met Gugun in 2003, jamming with him at BB’s  blues bar in Menteng, Central Jakarta. He returned to the UK in 2006 to  continue his studies.</p>
<p>After a little while, he decided to return  to Indonesia in 2009. “I don’t like it in England and I really miss  playing with the band,” he said.</p>
<p>“While I was in the UK, Gugun  came three times and played there. And the audience reception was always  very good. I see there’s a future for the band,” he said. “And for that  I have to be in Indonesia for band practice and for it to be able to  develop,” he said.</p>
<p>Meanwhile, Bowie said he had chosen to join  Gugun because he felt he had found a family.<br />
“I feel really  comfortable with Gugun and Jono. Not only musically but also personally.  The band is the family I have always dreamed of,” he said.</p>
<p>Gugun  Blues Shelter has independently released a new self-titled album, which  is a replacement of the planned Set My Soul on Fire album that failed  to be released due to conflict with the band’s label.</p>
<p>Gugun said  the new album was darker than previous Bluesbug’s albums. The new album  is a means for the band to unload their emotional baggage from their  fight with their label.</p>
<p>“It’s about the hurt and regret,” Gugun  said.</p>
<p>The album also contains political songs criticizing  officials appearing on large billboards in public spaces.</p>
<p>Bowie  added the album had a gloomy song about the time they were recording in  the UK. “It was minus 10 degrees there!” he said.</p>
<p>The band  recorded the album in two months. Gugun described it as more  spontaneous, rich in all instruments: Guitar, bass and drums.</p>
<p>They  are scheduled to go on a summer tour in the UK this year, to perform at  the Timbre Rock and Roots festival in Singapore late this month, which  is making Gugun and his band members excited and nervous at the same  time.</p>
<p>“The line up for the festival includes Buddy Guy, Gipsy  King, George Holland, and Buena Vista. A lot are Grammy award winners.  We’re quiet nervous but we’ll give it our best shot,” he said.</p>
<p><strong>Source</strong>:<a href="http://www.thejakartapost.com/news/2010/03/08/gugun-blues-shelter-a-phenomenal-ascent.html" target="_blank"> The Jakarta Post</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blues-shelter.com/2010/03/08/gugun-blues-shelter-a-phenomenal-ascent/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ngeblues Lagi Bersama Gugun Blues Shelter di BBJ</title>
		<link>http://blues-shelter.com/2010/03/02/ngeblues-lagi-bersama-gugun-blues-shelter-di-bbj/</link>
		<comments>http://blues-shelter.com/2010/03/02/ngeblues-lagi-bersama-gugun-blues-shelter-di-bbj/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 12:49:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Latest]]></category>
		<category><![CDATA[bentara budaya]]></category>
		<category><![CDATA[other media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blues-shelter.com/cms/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Blues lagi, Gugun Blues Shelter (GBS) lagi. Untuk kedua kalinya Bentara Budaya Jakarta (BBJ) menampilkan Gugun Blues Shelter pada Kamis (21/1).
Penampilan pertama Gugun di BBJ pada Maret 2009 mengundang banyak penonton, dan banyak yang meminta BBJ untuk kembali menampilkan trio pengusung funky blues ini. Jadi jangan sampai kelewatan lagi ya. Apalagi mereka akan membawakan lagu-lagu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blues-shelter.com/cms/wp-content/uploads/2010/03/38e914ec689deeac70baf8f39cd0f29d.gif"><img class="alignright size-medium wp-image-8" title="38e914ec689deeac70baf8f39cd0f29d" src="http://blues-shelter.com/cms/wp-content/uploads/2010/03/38e914ec689deeac70baf8f39cd0f29d-300x216.gif" alt="" width="300" height="216" /></a>Blues lagi, Gugun Blues Shelter (GBS) lagi. Untuk kedua kalinya Bentara Budaya Jakarta (BBJ) menampilkan Gugun Blues Shelter pada Kamis (21/1).</p>
<p>Penampilan pertama Gugun di BBJ pada Maret 2009 mengundang banyak penonton, dan banyak yang meminta BBJ untuk kembali menampilkan trio pengusung funky blues ini. Jadi jangan sampai kelewatan lagi ya. Apalagi mereka akan membawakan lagu-lagu yang superbaru, yang baru diciptakan minggu lalu.</p>
<p>“Diciptakan secara langsung di studio, kita main sambil menulis dan mengaransemen lagu,” kata Gugun yang datang ke kantor Warta Kota pada Rabu (20/1) malam.</p>
<p>Karena digarap sambil nge-jam, makanya lagu-lagu baru itu penuh dengan eksperimen yang mereka sendiri juga terkaget-kaget waktu mendengarkannya kembali. Ada lagu yang memasukkan hentakan British indie vibe, sementara lagu lainnya memasukkan suara angklung.</p>
<p>“Puas tapi penasaran. Kok bisa bikin musik seperti itu,” kata Jon Armstrong, sang bassist.</p>
<p>Menurut Gugun gaya bermusik mereka berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Hal itu pula, katanya, dilakukan pemusik blues Amerika Serikat (AS) sehingga musik blues tetap berkembang.</p>
<p>“Kalau bapak-bapak (tokoh) blues masih hidup, mereka juga pasti juga melakukan eksperimen-eksperimen,” kata Adityo Wibowo alias Bowie, drummer GBS.</p>
<p>Dengan sangat yakin mereka bertiga berpromosi bahwa lagu-lagu yang akan dibawakan di BBJ akan lebih asyik daripada lagu-lagu yang mereka nyanyikan di pergelaran Blues Festival, November lalu.</p>
<p>“Mengekplorasi area baru dari bermusik,” kata Jon. Penonton dipersilakan bergoyang dan menari.</p>
<p>Lagu-lagu ini juga yang akan menjadi materi album baru, yang rencananya akan diberi tajuk GBS, yang akan siap edar pada Maret 2010 di acara Java Jazz 2010 dan Rock and Roots di Singapura.</p>
<p>Jadi, kalau penasaran seperti apa sih gaya GBS yang baru, dan mau sneek peek album terbaru GBS, ya datang saja ke BBJ pada pukul 19.30. Pentas ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Silakan bergoyang, silakan menari.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blues-shelter.com/2010/03/02/ngeblues-lagi-bersama-gugun-blues-shelter-di-bbj/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

