<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gugun Blues Shelter &#187; media</title>
	<atom:link href="http://blues-shelter.com/tag/media/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blues-shelter.com</link>
	<description>Gugun and The Blues Shelter Official Site</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Apr 2012 05:26:57 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Penampilan Atraktif Gugun Blues Shelter di Bentara Budaya Jakarta</title>
		<link>http://blues-shelter.com/2010/03/02/penampilan-atraktif-gugun-blues-shelter-di-bentara-budaya-jakarta/</link>
		<comments>http://blues-shelter.com/2010/03/02/penampilan-atraktif-gugun-blues-shelter-di-bentara-budaya-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 16:24:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Latest]]></category>
		<category><![CDATA[bentara budaya]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blues-shelter.com/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[Gugun Blues Shelter boleh jadi merupakan band trio beraliran blues di  Indonesia yang gaungnya paling terdengar sekarang ini. Setelah  mengeluarkan beberapa album dan melanglang sampai luar negeri, kali ini  mereka mengadakan Gig di Jakarta, tepatnya di Bentara Budaya Jakarta.
Hujan yang mendahului penampilan Gugun Blues Shelter, Kamis (21/1)  malam lalu di Bentara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blues-shelter.com/cms/wp-content/uploads/2010/03/Gugun-Blues-Shelter-1.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-73" title="Gugun-Blues-Shelter-1" src="http://blues-shelter.com/cms/wp-content/uploads/2010/03/Gugun-Blues-Shelter-1-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Gugun Blues Shelter boleh jadi merupakan band trio beraliran blues di  Indonesia yang gaungnya paling terdengar sekarang ini. Setelah  mengeluarkan beberapa album dan melanglang sampai luar negeri, kali ini  mereka mengadakan Gig di Jakarta, tepatnya di Bentara Budaya Jakarta.</p>
<p>Hujan yang mendahului penampilan Gugun Blues Shelter, Kamis (21/1)  malam lalu di Bentara Pentas Musik Bentara Budaya Jakarta (BBJ), tak  jadi masalah. Bukannya sepi, malah disesaki ratusan penonton. Dinginnya  udara malam bagai berubah menjadi hangat oleh permainan gitar Gugun yang  mumpuni dan atraktif. Bahkan, ketika ditingkahi permainan drum oleh  Aditya Wibowo (Bowie) sambil berdiri dan berputar di sekitar drum  membuat goyangan para penonton yang berdiri dari tempat duduk semakin  memanas.</p>
<p>Suasana seperti itu terjadi ketika Gugun Blues Shelter membawakan  lagu terakhir, ”Funky Monkey”. Sebanyak 15 lagu yang dibawakan tanpa  jeda sepertinya belum cukup bagi penonton yang umumnya penggila musik  blues. Dibuka dengan nomor ”Soul of Fire” berlanjut dengan ”Follow the  Steps”, ”Give Your Love”, ”Funk #1”, ”Rusty Man”, ”City Man” hingga lagu  terakhir ”Funky Monkey” membuat penonton bergoyang di tempat duduk  masing-masing dan memberikan pujian dengan tepukan tangan berkali-kali.</p>
<p>Gugun seperti sudah tahu kemauan penonton. Karena pada penampilan  sebelumnya, 12 Maret 2009 di BBJ, penampilan Gugun yang luar biasa juga  ditingkahi permintaan tambahan lagu oleh ratusan penonton. Gugun Blues  Shelter yang pernah tampil sebagai pemuncak acara Blues &amp; Rock  Festival di Inggris, Januari 2009, mempersembahkan lagu tambahan, ”Let  the Good Times Roll”.</p>
<p>Penampilan Gugun betul-betul mencapai klimaks. Irama blues rock  membuat penonton tak tahan untuk tidak berjoget. Bahkan, pemetik bass  Jon Armstrong asal Inggris sampai turun dari pentas dan bergabung dengan  penonton yang tengah asyik berjoget. Sekitar 10 menit berjoget  mengikuti irama musik blues yang mengentak dan menggetarkan, penonton  masih teriak minta lagu tambahan. Gugun, Bowie, dan Jon hanya memberi  hormat, pertunjukan berakhir.</p>
<p>Bukan kali ini saja penonton meminta tambahan lagu. Hampir selalu, di  setiap pentas. Bahkan, ketika Gugun membuat penonton Jak Jazz 2008  terperangah ketika ia dan teman-temannya mengisi pentas luar festival  tersebut bersama pemain keyboard senior, Abadi Soesman, penonton tiga  kali meminta tambahan lagu.</p>
<p>Popularitas Gugun dan grup musik bluesnya tak seperti perjalanan  artis Indonesia umumnya. Merayap di negeri sendiri baru kemudian  mendunia. Gugun langsung mendunia terlebih dahulu. Setidaknya sudah tiga  kali tampil di festival blues di Inggris dan Irlandia serta tampil di  belasan kota di Inggris. Dulu kelompoknya bernama Gugun n Blues Bug,  sekarang Gugun Blues Shelter.</p>
<p>Menarik musik blues Gugun yang bagai menyihir, di samping  penampilannya yang atraktif, misalnya Gugun, yang merupakan perpaduan  antara Lenny Kravitz dan Jimi Hendrix sambil ”menggendong” Stevie Ray  Vaughn, juga lagu-lagu yang dibawakan ciptaan Gugun umumnya dengan tempo  irama yang beragam. Ada blues fusion, blues funk, blues rock, hingga  blues soul music. Memulai karier tahun 1994, Gugun sudah  meluncurkanbeberapa diskografi, antara lain ”De Gun” (1999), ”Jalan Dua  Arah” (Gitar Klinik II, 2004), ”Get the Bug” (2004), ”Turn It On”  (2007).</p>
<p><strong>Source</strong>: <a href="http://www.bentarabudaya.com/news.php?id=171&amp;lg=id#171" target="_blank">Bentara Budaya</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blues-shelter.com/2010/03/02/penampilan-atraktif-gugun-blues-shelter-di-bentara-budaya-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Grup Musik Indonesia, Gugun and the Blues Shelter, Tour di Inggris</title>
		<link>http://blues-shelter.com/2010/03/02/grup-musik-indonesia-gugun-and-the-blues-shelter-tour-di-inggris/</link>
		<comments>http://blues-shelter.com/2010/03/02/grup-musik-indonesia-gugun-and-the-blues-shelter-tour-di-inggris/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 16:03:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Latest]]></category>
		<category><![CDATA[antara news]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blues-shelter.com/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[London  (ANTARA News) &#8211; Grup musik blues asal Indonesia, Gugun and the  Blues Shelter, yang terdiri atas Muhammad Gunawan alias Gugun (33), John  Armstrong alias Jono (28) dan Adityo Wibowo, alias Bowie (24) ,  menggelar tour di Kerajaan Inggris selama dua bulan dari Januari hingga  Februari.
Selain menggelar tour di berbagai kota, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blues-shelter.com/cms/wp-content/uploads/2010/03/gbs021.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-69" title="gbs021" src="http://blues-shelter.com/cms/wp-content/uploads/2010/03/gbs021-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>London  (ANTARA News) &#8211; Grup musik blues asal Indonesia, Gugun and the  Blues Shelter, yang terdiri atas Muhammad Gunawan alias Gugun (33), John  Armstrong alias Jono (28) dan Adityo Wibowo, alias Bowie (24) ,  menggelar tour di Kerajaan Inggris selama dua bulan dari Januari hingga  Februari.</p>
<p>Selain menggelar tour di berbagai kota, Gugun and the Blues Shelter juga  mengikuti Festival Skegness Rock &amp; Blues Festival, yang diadakan di  Skegness, selama tiga hari (23/25) , demikian John Armstrong kepada  koresponden Antara London, Sabtu.</p>
<p>Dikatakannya, the Blues Shelter yang berarti payung tempat berlindung  itu merupakan satu satunya grup band aliran blues asal Asia yang tampil  dalam festival yang digelar di daerah East Midlands, kawasan  Lincolnshire, pinggiran pantai North Sea Inggeris itu.</p>
<p>Jono Armstrong mengatakan tour the Blues Shelter yang awalnya bernama  the Bluesbug yang dibentuk Gugun tahun 2006 lalu mengawali tournya di  Clitheroe, Lancashire, dan dilanjutkan di Bangor, County Down.</p>
<p>Menurut Jono Armstrong, alasan mereka mengganti nama dari The Blues Bug  menjadi Blue Hand Gang dan akhirnya menjadi the Blues Shelter.</p>
<p>&#8220;Nama Blues Bug telah digunakan sejak 10 tahun oleh grup musik asal  Yunani,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain itu, the Blues Shelter juga manggung di Irlandia di The Ivy Bar,  Newtownards, co. Down, serta di The Menagerie Bar, University St  Belfast, Irlandia Utara.</p>
<p>Jono mengatakan bahwa the Blues Shelter akan merilis album barunya yang  direkam di Sinjitos Records, Jakarta, menyusul setelah sukses dengan  album pertamanya tahun 2006 `Turn it On`</p>
<p>Sementara itu Gugun mengatakan pada tanggal 29 Januari mendatang mereka  akan tampil di 299 Club, di daerah Great Portland Street London,  sebelumnya The Blues Shelter manggung di gedung KBRI London yang berada  di Grosvenor Square, dekat Kedutaan Amerika Serikat.</p>
<p>Selanjutnya the Blues Shelter, akan manggung di The Stone Cross, West  Bromwich, dan Rudi?s Blues Club, Rotherham, serta Key Street Music  Venue, Clitheroe, Lancashire, dan tour mereka akan ditutup di  Scarborough Blues Club, The Cask Inn, Cambridge Terrace, Scarborough,  North Yorkshire.</p>
<p>The Blues Shelter sebelumnya pernah tampil di berbagai festival seperti  KL International Blues Festival, ujar Gugun, pria kelahiran Sumatera,  yang belajar gitar sejak usia lima tahun yang merupakan gitaris blues  nomor satu di Asia Tenggara</p>
<p>Gugun, pegemar Stevie Ray, Jimi Hendrik, The Beatles, Albert King, Bubby  Guy, Robert Johnson dan BB King mengakui bahwa ia bangga bisa membawa  nama Indonesia di Kerajaan Inggeris.</p>
<p>Gugun yang bergabung dengan Jono Armstrong, pria kelahiran Durham, UK  yang pernah tinggal di Indonesia selama tujuh tahun, mengatakan bahwa  Blues Shalter pada tahun 2007 juga pernah melakukan tour di UK yang  diakui pengemar James Brown, Ray Charles, Jimi Hendrik, Rabben Ford  cukup sukses.</p>
<p>Sementara itu personel Blues Shelter lainnya Adityo Wibowo, alias Bowie,  kelahiran Jakarta dan bermain drum sejak usia 10 tahun dan pernah  meraih juara pertama kompetisi Sonar Drum Competition tahun 2002.</p>
<p>Bowie juga pernah berkolaborasi dengan musisi jazz dan rock Indonesia,  antara lain Syaharani dan bahkan pernah tour bareng dengan Toninho  Horta, musisi jazz asal Brazil.</p>
<p>Selain di Inggris, menurut Gugun, ia juga pernah main di Kuala Lumpur,  Malaysia, Maret 2008, serta Cheranting di Pahang dan tampil pula pada  Blues Festival dalam rangka &#8220;Singapore Art Festival 2008&#8243;.</p>
<p>Gugun juga mengisi ilustrasi musik dalam film laris Laskar Pelangi.  Tentu saja lagunya berirama blues, Mengejar Harapan.</p>
<p>Video klip yang pernah dibuat Gugun dan The Blues Shelter antara lain  &#8220;Letter to My Girlfriends&#8221; yang ditulis Stevie Ray Vaughan yang mereka  tampilkan di Kuta Karnaval Bali 2005, selain &#8220;Woke up This Morning&#8221;  ditulis BB King yang dibawakan di KL Blues Festival 2008 Plastic People  dan Video clip &#8220;Turn it on&#8221; ditulis Bruels Shelter pertama kali  ditampilkan di Singapura Blues Fest dan KL Blue Fest Malaysia 2008,  sedangkan clip &#8220;Pride and Joy&#8221; yang ditulis Stevie Ray Vaughan pernah di  tampilkan di Cellars, Scarborough tahun 2007 lalu.</p>
<p><strong>Source</strong>: <a href="http://www.antara.co.id/view/?i=1232752042&amp;c=SBH&amp;s=" target="_blank">Antara News</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blues-shelter.com/2010/03/02/grup-musik-indonesia-gugun-and-the-blues-shelter-tour-di-inggris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gugun &#8220;Blues&#8221; yang Menggetarkan</title>
		<link>http://blues-shelter.com/2010/03/02/gugun-blues-yang-menggetarkan/</link>
		<comments>http://blues-shelter.com/2010/03/02/gugun-blues-yang-menggetarkan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 15:53:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Latest]]></category>
		<category><![CDATA[kompas]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blues-shelter.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, KOMPAS.COM&#8211;Bagaimana meriahnya sambutan  penonton ketika Gugun &#38; the Blues Shelter tampil sebagai pemuncak  acara Blues &#38; Rock Festival, Skegnes, Inggris, Januari lalu, seperti  terulang ketika Gugun &#38; the Blues Shelter, tampil Kamis (12/3)  malam di halaman Bentara Budaya Jakarta. Histeria penonton tak dapat  dihindarkan. Penonton mengapresiasi musik blues Gugun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://blues-shelter.com/cms/wp-content/uploads/2010/03/gbs023.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-61" title="gbs023" src="http://blues-shelter.com/cms/wp-content/uploads/2010/03/gbs023-200x300.jpg" alt="" width="200" height="300" /></a>JAKARTA, KOMPAS.COM</strong>&#8211;Bagaimana meriahnya sambutan  penonton ketika Gugun &amp; the Blues Shelter tampil sebagai pemuncak  acara Blues &amp; Rock Festival, Skegnes, Inggris, Januari lalu, seperti  terulang ketika Gugun &amp; the Blues Shelter, tampil Kamis (12/3)  malam di halaman Bentara Budaya Jakarta. Histeria penonton tak dapat  dihindarkan. Penonton mengapresiasi musik blues Gugun dengan sambutan  luar biasa. Turut begoyang mengikuti irama.</p>
<p>Bahkan, ketika Gugun  mengatakan, Terimakasih dan selamat malam, pertanda pertunjukan sudah  usai, setelah 11 lagu selesai dibawakan, penonton tak juga bubar.  Ratusan penonton teriak, Lagi&#8230; lagi&#8230; , minta lagu tambahan.</p>
<p>Sebagai  kelompok musik satu-satunya yang beraliran blues asal Asia, Gugun yang  bernama lengkap Mohammad Gunawan, yang sudah bermusik sejak 1994, tak  ingin mengecewakan penoton penyuka musiknya, dari berbagai lapisan usia.</p>
<p>Maka,  mengalunlah lagu <em>Women</em>, yang diawali penampilan atraktif  Adityo Wibowo alias Bowie menggebuk drum. Karena lagu tersebut akrab di  telingga penonton, maka penonton pun turut bernyanyi dan bergoyang.  Setelah itu dilanjut dengan lagu <em>Turn It On </em>dari album yang  dirilis tahun 2007.</p>
<p>Tampaknya, penampilan pada dua lagu tambahan  terakhir, benar-benar memanaskan suasana. Penonton menyambutnya dengan  sukacita, berdiri dari tempat duduk dan bergoyang mengikuti irama musik  blues yang funk . Lebih-lebih ketika di bagian-bagian akhir lagu, Gugun  memperkenalkan personelnya, mulai dari Enti Widodo (additional player)  pada bass dan Bowie. Permainan solonya menurut istilah penonton, Gila  banget . Bowie sampai berdiri dan terakhir berputar-putar hingga  membelakangi penonton, dalam aksinya menabuh drum.</p>
<p>Dan tentu, sang  gitaris blues, Gugun , yang juga minta kesempatan untuk tampil solo.  Gugun memperlihatkan bagaimana ia memainkan gitar dengan hati diimbangi  teknik yang komplet. Mendengar dia bernyanyi dan memetik dawai gitar  membawakan 13 lagu, sampai bajunya dibasahi peluh, seperti mendengar  kombinasi musik blues, fusion, funk dan soul music. Campuran antara  Lenny Kravits, Jimmy Hendrix dan Stevie Wonder.</p>
<p>Penampilan Gugun  diawali lagu <em>Last Order</em>, yang langsung disambut disteris  penonton dan tepukan tangan ratusan pengunjung hingga tiga kali, selang  beberapa menit. Lagu berakhir, sambutan semakin menjadi-jadi.</p>
<p>Gugun  &amp; the Blues Shelter tampaknya begitu cerdik memilih lagu-lagu yang  semuanya ciptaan Gugun- dengan tempo irama yang beragam; blues fusion,  blues funk, blues rock, hingga blues soul music. Lihatlah, misalnya,  ketika penonton dibuai lagu <em>Mengejar Harapan </em>yang menjadi musik  soundtrack film Laskar Pelangi dan menjadi hit, medley kemudian dengan  lagu <em>Spanning Around </em>yang berirama blues rock.</p>
<p>Gugun yang  sudah tiga kali ikut festival blues di Inggris dan Irlandia, dan tampil  di belasan kota di Inggris, selama ini memang lebih dikenal di luar  negeri dibanding di Indonesia sendiri. Namun demikian, Gugun sudah  meluncurkan beberapa album antara lain <em>De Gun </em>(1999), <em>Jalan  Dua Arah </em>(Gitar Klinik II, 2004), <em>Get the Bug </em>(2004), <em>Turn  It On </em>(2007), dan <em>Mengejar Harapan </em>(original soundtrack,  Laskar Pelangi, 2008).</p>
<p>Sebelum Gugun &amp; the Blues Shelter  tampil, sebagai pembuka pertunjukan Bentara Music Performance, malam  itu, tampil gitaris Adrian Adietomo secara solo. Uniknya, Adrian yang  menerbitkan album debutnya berjudul <em>Delta Indonesia</em>, tampil  membawakan lagu-lagu blues dengan gitar akustiknya.</p>
<p>Lagu-lagu yang  dibawakan <em>Tegangan Tinggi</em>, <em>Telegram</em>, <em>Blues Iblis</em>,  <em>Pemberontak Terakhir</em>, dan <em>Lepas Anjingmu</em>, penuh  ekspresi jiwa. Adrian sepertinya menampilkan blues klasik, di  zaman-zaman perbudakan, sehingga tak heran lagu-lagunya terkesan  pemberontakan. Adrian pun tampil luar biasa.</p>
<p><strong>Source</strong>: <a href="http://oase.kompas.com/read/2009/03/12/23561899/Gugun.Blues.yang.Menggetarkan" target="_blank">Kompas</a></p>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 667px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;">http://oase.kompas.com/read/2009/03/12/23561899/Gugun.Blues.yang.Menggetarkan</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blues-shelter.com/2010/03/02/gugun-blues-yang-menggetarkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

